Hubungan Trauma dengan Masa Kecil
Unlock all features
FREE: Get instant access to 10 AI summaries, chats, or transcripts per day.
Unlock all features
FREE: Get instant access to 10 AI summaries, chats, or transcripts per day.
Unlock all features
FREE: Get instant access to 10 AI summaries, chats, or transcripts per day.
Unlock all features
FREE: Get instant access to 10 AI summaries, chats, or transcripts per day.
Unlock all features
FREE: Get instant access to 10 AI summaries, chats, or transcripts per day.
Related videos
Iben Keracunan Matahari
Raditya Dika
231.2k views
Pengabdian Seorang Dokter Kandungan
Raditya Dika
338.7k views
Apa Kabar Manohara?
Raditya Dika
169.6k views
Kenapa Aroma Membangkitkan Ingatan?
Raditya Dika
140.8k views
Film Teman Saya Laku Keras
Raditya Dika
647.0k views
Kedatangan Gen Z Ganteng Berprestasi
Raditya Dika
636.2k views
Himzi Promo
Raditya Dika
279.6k views
Lika-Liku Mahalini
Raditya Dika
979.9k views
Hidup Dari Kebun Sendiri
Raditya Dika
377.0k views
Vior Berbincang Dengan Satpam Mall
Raditya Dika
841.5k views
Top Comments (10)
Bang radit next pertemukan dr. Tirta dan dr. Gia dalam satu frame. Seru banget pasti 😂
Mungkin kamu bukan ADHD tapi mungkin kamu miskin Asli ngakak gw pliiiisss
Dari sudut pandang normies ya hidup bang Radit itu blessing banget, lahir di keluarga finansial ok, pendidikan orang tua ok, tumbuh dilingkungan ok, punya pemikiran bodo amat, hobi bener baca buku, gk ngerti lagi sih kalo nanya framework sama anomali satu ini.
Gabungin semua dokter dalam 1 podcast trus skalian bikin rumah sakit bang
sekali-sekali gabungin dr.Gia, dr. Tirta, dr. Jiemi pasti heboohh deh
Dr jieami penasaran kenapa bang radit nggak peduli sama pengakuan orang atau komentar orang, padahal jawabanya simpel karna dia kaya dari lahir, ngapain mikirin komentar orang miskin🤣
Anjir iklan iphone hilang, iklan samsung muncul😹
Bang Radit: "Karena aku merasa cukup dengan diriku......" 😊 "Fakta gak bisa diubah, tapi perasaan kita terhadap fakta itu yang bisa kita ubah" 😊 I wish I could apply this in my daily life 🙌
jadi pendengar teman itu cukup, jangan mejadi therapist nya. menemani sesanggup nya. nice!!!
Paling gong pas bahas, lalu sebagai orangtua gimana caranya parenting doesn’t take a big deal to our character but the mean making does. Iya juga yaa. Bakal unfair semisal menyalahkan pola parenting orangtua dulu yang mana hanya take control sampai usia 12-13th. Setelahnya sudah terlibat di pertemanan, academic stuff, dan pengalaman hidup dia sendiri yg dia mesti bisa mengolah sebuah makna untuk pembentukan karakternya sendiri. Thanks podcast ini ngasih pencerahan. Sebelumnya aku selalu menyalahkan pola parenting orang tua😢
Unlock the Data Inside
Turn Videos into Knowledge
- Get FREE 10/day: transcripts, summaries, chats
- Chat with videos, export text & PDF
- $1 free API credit for RAG, chatbots & research
Free forever plan • All features unlocked
Top Comments (10)
Bang radit next pertemukan dr. Tirta dan dr. Gia dalam satu frame. Seru banget pasti 😂
Mungkin kamu bukan ADHD tapi mungkin kamu miskin Asli ngakak gw pliiiisss
Dari sudut pandang normies ya hidup bang Radit itu blessing banget, lahir di keluarga finansial ok, pendidikan orang tua ok, tumbuh dilingkungan ok, punya pemikiran bodo amat, hobi bener baca buku, gk ngerti lagi sih kalo nanya framework sama anomali satu ini.
Gabungin semua dokter dalam 1 podcast trus skalian bikin rumah sakit bang
sekali-sekali gabungin dr.Gia, dr. Tirta, dr. Jiemi pasti heboohh deh
Dr jieami penasaran kenapa bang radit nggak peduli sama pengakuan orang atau komentar orang, padahal jawabanya simpel karna dia kaya dari lahir, ngapain mikirin komentar orang miskin🤣
Anjir iklan iphone hilang, iklan samsung muncul😹
Bang Radit: "Karena aku merasa cukup dengan diriku......" 😊 "Fakta gak bisa diubah, tapi perasaan kita terhadap fakta itu yang bisa kita ubah" 😊 I wish I could apply this in my daily life 🙌
jadi pendengar teman itu cukup, jangan mejadi therapist nya. menemani sesanggup nya. nice!!!
Paling gong pas bahas, lalu sebagai orangtua gimana caranya parenting doesn’t take a big deal to our character but the mean making does. Iya juga yaa. Bakal unfair semisal menyalahkan pola parenting orangtua dulu yang mana hanya take control sampai usia 12-13th. Setelahnya sudah terlibat di pertemanan, academic stuff, dan pengalaman hidup dia sendiri yg dia mesti bisa mengolah sebuah makna untuk pembentukan karakternya sendiri. Thanks podcast ini ngasih pencerahan. Sebelumnya aku selalu menyalahkan pola parenting orang tua😢